KAJIAN AWAL SIMULASI BANJIR DI BENGAWAN SOLO BERBASIS DATA GSMaP DAN MODEL CUACA NUMERIK
(Studi Kasus Banjir Bengawan Solo 05 – 07 Maret 2019)
Kata Kunci:
IFAS, GSMaP, Hidrograf, FNL, ERA-InterimAbstrak
ABSTRAK
Sistem prediksi dan peringatan banjir merupakan proses penting yang dapat menyediakan pemberitahuan kepada otoritas terkait dan masyarakat umum. Banjir berupa luapan sungai melanda sejumlah wilayah seperti Madiun, Ngawi, Ponorogo dan Bojonegoro hingga menyebabkan berbagai kerugian pada awal Maret 2019. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan simulasi debit pada saat bencana banjir tanggal 05 hingga 07 Maret 2019. Perangkat pemodelan rainfall-runoff IFAS dikenal menggunakan data GSMaP sebagai data default untuk simulasi banjir. Penelitian ini memanfaatkan data model cuaca numerik yaitu, ERA-Interim dan FNL sebagai data masukan curah hujan. Data model cuaca numerik tersebut didownscale sebelum dilakukan proses simulasi. Simulasi ditinjau pada dua pos pengamatan debit yaitu Ketonggo dan Ahmad Yani. Hasil simulasi menunjukan bahwa peningkatan debit air terjadi ketika hujan turun baik di titik pengamatan maupun di wilayah hulu. Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai puncak debit di wilayah hilir terhadap puncak hujan di wilayah hulu adalah sebesar 6 jam. Verifikasi debit simulasi GSMaP dan model cuaca numerik terhadap data debit observasi menunjukan model cuaca numerik mampu merepresentasikan debit pengamatan dengan baik khususnya setelah proses raising limb selesai.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang menerbitkan jurnal ini setuju dengan persyaratan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak jurnal publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain membagikan karya tersebut dengan pengakuan dari karya penulis dan publikasi awal dalam jurnal ini
- Penulis dapat memasukkan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal tersebut (misalnya, kirimkan ke repositori institusional atau publikasikan dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diijinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Di gudang institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyampaian, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan karya yang diterbitkan sebelumnya dan yang lebih lama.