Pemodelan Inversi 3 Dimensi untuk Identifikasi Dugaan Keberadaan Sesar menggunakan Data Anomali Gaya Berat di Laut Flores (Studi Kasus Gempa Flores 14 Desember 2021)

Authors

  • Afra Kansa Maimuna Program Studi Geofisika, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
  • Aurora Fajri Miftakhunnisa Program Studi Geofisika, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
  • Yan Adi Segoro Program Studi Geofisika, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

Keywords:

Gaya berat, gempabumi, Grav3D, sesar

Abstract

Pada Selasa, 14 Desember 2021 pukul 10.20.23 WIB terjadi gempabumi dengan kekuatan M 7,4 di laut utara Flores, Nusa Tenggara Timur. Gempa bumi tersebut terjadi di titik episenter yang terletak di titik 7,605o LS dan 122,227o BT. BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) merilis peringatan dini tsunami kepada masyarakat sebagai tindak lanjut mitigasi gempa tersebut. Gelombang tsunami akibat dari gempa tersebut terekam pada stasiun pengamatan tide gauge Marapokot dan Reo setinggi 0,07 m. Salah satu sumber gempabumi yang dapat mengakibatkan terjadinya tsunami adalah sesar yang terletak di dasar laut. Untuk mengetahui struktur bawah permukaan berupa sesar yang ada di sekitar episenter, dilakukan analisis menggunakan metode gaya berat. Metode gaya berat adalah metode geofisika berdasarkan pengukuran medan gravitasi yang terekam oleh gravimeter. Metode tersebut selanjutnya digunakan untuk menghitung anomali gaya berat di sekitar episenter. Wilayah penelitian pada penelitian ini berada pada koordinat 8o – 7o LS dan 121,5o – 122,5o BT. Data yang digunakan untuk penelitian ini adalah data yang berasal dari satelit observasi gaya berat TOPEX. Data yang telah didapatkan selanjutnya diolah menggunakan perangkat lunak GMT dan Grav3D untuk mendapatkan interpretasi anomali medan gaya berat dan kontras densitas di wilayah penelitian. Dari analisis yang telah dilakukan dengan perangkat lunak GMT, didapatkan sebaran anomali gaya berat di sekitar wilayah penelitian sebesar 60 mgal sampai 220 mgal dengan asumsi arah sesar yaitu barat daya – timur laut. Pada pemodelan 3D berdasarkan Grav3D menunjukkan adanya kontras densitas dengan rentang -0,969 gr/cm3 sampai 1,7 gr/cm3. Nilai kontras densitas berdasarkan pemodelan 3D tersebut terlihat jelas hingga kedalaman 15 km.

Downloads

Published

2022-06-10